Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran di Prodi Perbankan Syari’ah, menggunakan metode PBL (Problem Base Learning), metode ini mengarahkan mahasiswa mempelajari materi kuliah berdasarkan kasus yang nyata yang dipadukan dengan konsep teorisasi.Mahasiswa diberikan ruang untuk berdiskusi, menyampaikan presentasi, dan mengikuti materi e-learning.Hasil yang diharapkan dari metode ini mahasiswa memiliki kompetensi yang lebih baik, Karena belajar berdasarkan teorisasi dan kasus yang nyata.

Selain itu dikembangkan pula metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa / Student Centered Learning (SCL) yang lebih menekankan pada kemandirian mahasiswa dalam mempelajari dan menggali informasi dan pengetahuan terkait dengan bahan kajian dalam kurikulum Perbankan Syariah. Melalui model SCL ini mahasiswa didorong untuk meiliki sikap kreatif, kemandirian, kedisiplinan, berpikir kritis, berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dalam tim, mempunyai keahlian teknis yang baik, dan memiliki wawasan global. Dalam pelaksanaannya mahasiswa diberikan penugasan terstruktur dan belajar mandiri dengan bimbingan dan stimulasi dari dosen maupun praktisi perbankan. Beberapa kegiatan yang melibatkan mahasiswa dalam praktik maupun diskusi dengan praktisi (Scientific Meeting) :

Kompetensi Utama

Mahasiswa program studi Perbankan Syariah, Universitas Alma Ata, dibekali dengan kompetensi utama dan kompetensi pendukung, diantaranya :

  1. Mampu memahami kaidah mu’amalah dalam wilayah keuangan dan perbankan syari’ah
  2. Mampu mengaplikasikan antara teorisasi keuangan dan perbankan dalam praktik perbankan syari’ah.
  3. Mampu memahami praktik dan alur kerja di perbankan syari’ah
  4. Mampu memahami lembaga lembaga keuangan syari’ah
  5. Memiliki sikap dan moral yang baik, tangguh, unggul, dan mandiri demokratis dan professional.
  6. Menguasai subtansi dan metodologi dasar keilmuan.
  7. Menguasai dan mampu merancang, melaksanakan dan mengevaluasi bidang pekerjaan di industry perbankan syari’ah
  8. Menjadi tenaga professional di bidang Perbankan Syari’ah yang menguasai bidang pekerjaan

Kompetensi Pendukung

  1. Mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan mampu praktik sholat dengan benar.
  2. Mempunyai kemampuan Bahasa Inggris yang memadai.
  3. Kemampuan dasar teknologi informasi dan Komputer.

122 total views, 1 views today