KREATIVITAS PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH UNIVERSITAS ALMA ATA CIPTAKAN LUARAN BERUPA HAKI

KREATIVITAS PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH UNIVERSITAS ALMA ATA CIPTAKAN LUARAN BERUPA HAKI

Polemik Literasi dan Aksesibilitas Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia: Di mana Peranan Prodi Perbankan Syariah Universitas Alma Ata?

Universitas Alma Ata Yogyakarta melalui Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam berkolaborasi dengan Sistem Informasi dan Teknik Informatika Fakultas Komputer berhasil menciptakan aplikasi komputer bernama Access and Information of Banks and Islamic Finance Account for Micro, Small, and Medium-Sized Enterprises disingkat ADIBA MSME. ADIBA MSME merupakan aplikasi komputer yang dapat dioperasionalkan melalui mobile phone dan memberi banyak manfaat bagi para penggunanya. Hasil kolaborasi lintas prodi dan fakultas di lingkungan Universitas Alma Ata ini merupakan luaran penelitian yang sudah didaftarkan di Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan Nomor Pencatatan 000146915.

Seperti yang telah diketahui oleh para praktisi dan akademisi di bidang Ekonomi dan Keuangan Islam di Indonesia bahwa permasalahan utama dari rendahnya market share keuangan Islam di Indonesia disebabkan oleh banyak sekali faktor. Akan tetapi, dalam konteks yang lebih spesifik dan dibuktikan oleh banyaknya hasil publikasi penelitian berupa artikel jurnal bahwa masalah utama dalam upaya percepatan keuangan Islam dikonsiderasikan menjadi tiga aspek fundamental yakni literasi, aksesibilitas, dan konektivitas. Dari adanya lanskap masalah tersebut Universitas Alma Ata melalui hasil koordinasi dua fakultas lintas prodi berhasil menemukan instrumen yang diharapkan mampu menjawab tantangan percepatan dan pertumbuhan ekonomi serta keuangan Islam melalui konfigurasi aplikasi ADIBA MSME bagi para pelaku usaha yang ada di Indonesia.

Aplikasi ADIBA MSME merupakan satu-satunya program yang menyediakan fitur pendeteksi persebaran Lembaga Keuangan Syariah (LKS), akses literasi berkaitan topik produk-produk keuangan Islam (akad) beserta dengan regulasi (normatif) operasional yang berlaku di Indonesia, dan terakhir disediakan ruang konsultasi bagi masyarakat Indonesia khususnya para pelaku bisnis di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar memperoleh pengetahuan serta wawasan yang konstruktif dalam meningkatkan kapasitas pemasaran, produksi maupun pada pengelolan sumber daya usaha yang lainnya termasuk Sumber Daya Manusia (SDM). Adanya ADIBA MSME diharapkan menjadi solusi jitu dalam menciptakan konektivitas (Link and Match) antara pelaku usaha dengan LKS sehingga mobilisasi dana LKS menjadi lebih produktif, efektif dan efisien. Sehingga di masa depan, performa LKS yang akseleratif dapat terwujud dan masalah stigmatisasi jangkauan lembaga finansial untuk mendistribusikan pembiayaan untuk penambahan modal yang terkesan eksklusif dan parsial dapat terselesaikan dengan adanya fitur-fitur resolutif yang ada pada aplikasi ADIBA MSME.